Kitakini.news -Dunia
UFC (Ultimate Fighting Championship) kembali memanas setelah mantan juara kelas welter Jack Della Maddalena (JDM) mengonfirmasi kesiapan menghadapi Carlos "The Nightmare" Prates dalam pertarungan yang diprediksi menentukan penantang berikutnya gelar juara kelas welter UFC. Duel yang selanjutnya menunggu persetujuan
UFC maupun penjadwalan ini diperkirakan akan menjadi salah satu pertempuran paling sengit di divisi 170 pon dalam beberapa bulan mendatang.
Peluang itu muncul setelah Maddalena kehilangan sabuk juara kelas welter kepada Islam Makhachev di UFC 322 yang digelar pada 16 November 2025 di Madison Square Garden, New York. Makhachev, yang pindah dari kelas ringan, berhasil menaklukkan Jack Della melalui keputusan bulat setelah lima ronde keras dan kemudian menjadi double champion dengan menyandang gelar di dua kelas berbeda sekaligus.
Jack Della Maddalena, alias JDM, merupakan petarung MMA asal Australia (kelahiran 10 September 1996) yang dikenal dengan gaya agresif dan kemampuan striking mematikan di kelas welter. Ia pernah menguasai sabuk juara welter di UFC setelah mengalahkan Belal Muhammad di UFC 315, memperpanjang rekornya menjadi sangat impresif sebelum takluk dari Makhachev.
Jack juga dikenal dengan reach (jangkauan) 73 inci serta latar belakang Brazilian Jiu-Jitsu sabuk hitam, yang membuatnya menjadi salah satu striker paling berbahaya di divisi ini.
Sementara itu, Carlos "The Nightmare" Prates menjadi sorotan utama setelah pertarungannya di UFC 322, di mana ia menang TKO atas mantan juara Leon Edwards dengan KO spektakuler hanya dalam ronde kedua, hasil yang membuat banyak pengamat menilai ia layak diberikan kesempatan besar di divisi.
Prates dikenal sebagai petarung serba bisa dengan semua kemenangan UFC-nya berakhir sebelum keputusan juri, menunjukkan daya ledak tinggi dan penyelesaian cepat lawan. Ia sebelumnya menyatakan siap menantang JDM dalam pertarungan yang diperkirakan akan berjalan penuh ledakan dan menentukan posisi di ranking welter.
Setelah mengalahkan JDM, Islam Makhachev telah menegaskan dominasi di kelas welter dengan gelar juara baru dan reputasi sebagai salah satu petarung terbaik pound-for-pound di dunia. Pengamat UFC menganggap duel berikutnya akan sangat penting bagi siapa pun yang ingin menantang Makhachev kembali, terutama karena ia sempat mendominasi divisi ringan sebelum naik kelas.
Di sisi lain, Makhachev telah disebut berpotensi menghadapi nama-nama lain seperti Michael Morales atau bahkan Kamaru Usman sebagai lawan berikutnya, sehingga peluang bagi JDM maupun Prates untuk menunggu sorotan gelar kian krusial.
Pertarungan JDM vs Prates diperkirakan akan berjalan sangat taktis,
JDM kemungkinan mengandalkan teknik striking dan variasi serangan.
Prates diyakini akan menggunakan kekuatan KO dan akurasi pukulan untuk mendominasi.
Banyak penggemar berpendapat bahwa hasil laga ini bisa menentukan bukan hanya penantang gelar UFC, tetapi juga nasib masing-masing petarung di divisi welter, terutama dengan banyaknya kandidat kuat yang juga muncul seperti Ian Garry dan Michael Morales di ranking teratas.
Sumber: Sherdog, Sport Detik, ECUAVISA, UFC