PSMS Medan

PSMS Medan Realistis di Piala Presiden 2026

PSMS Realistis Hadapi Piala Presiden 2026
Sukri - Kamis, 21 Mei 2026 22:00 WIB
istimewa
Adlin Cahya saat memperkuat PSMS Medan musim Championship 2025/2026. (Foto: ofisial psms medan)
Kitakini.news - PSMS Medan memilih langkah realistis jelang kemungkinan tampil di Piala Presiden 2026. Di tengah persaingan ketat melawan klub-klub papan atas Indonesia, manajemen Ayam Kinantan menyadari tantangan yang akan dihadapi tidak mudah.

Alih-alih memburu gelar, PSMS Medan di Piala Presiden 2026 lebih memfokuskan diri pada pembentukan tim, evaluasi pemain, serta pematangan strategi untuk menyongsong kompetisi musim depan.

Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengungkapkan bahwa regulasi turnamen memang memberi peluang bagi setiap klub untuk menggunakan hingga sembilan pemain asing. Namun, PSMS belum tentu memanfaatkan seluruh kuota tersebut.

"Piala Presiden itu pemain asingnya bisa sembilan, tergantung nanti apa kata pelatih," ujar Fendi Jonathan, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, banyaknya pemain asing tidak otomatis membuat sebuah tim langsung kompetitif, terlebih jika waktu persiapan terbatas.

Manajemen PSMS menilai, membangun chemistry dan pemahaman permainan jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar jumlah pemain asing.

"Kalau saya sih tidak harus sampai sembilan juga, karena kita ikut ini untuk ajang uji coba saja. Saya tidak menargetkan untuk juara," katanya.

Sikap tersebut muncul bukan tanpa alasan. PSMS Medan sadar lawan di Piala Presiden 2026 mayoritas berasal dari kasta tertinggi dengan kualitas skuad yang sudah matang.

Fendi mencontohkan klub besar seperti Persija yang memiliki pemain asing dengan kebersamaan tim yang sudah terbangun selama satu musim penuh.

"Secara kualitas tim memang jauh. Persija misalnya, pemain asing mereka sudah satu musim bersama. Kalau saya siapkan sembilan pemain asing tapi persiapan cuma tiga sampai empat minggu, sulit untuk mengimbangi mereka," ucapnya.

Bagi PSMS, Piala Presiden 2026 lebih dipandang sebagai arena uji kemampuan tim dan kesempatan bagi pelatih untuk memetakan kekuatan skuad.

Turnamen ini akan dimanfaatkan untuk melihat sektor yang masih membutuhkan pembenahan, termasuk menentukan kebutuhan pemain sebelum musim kompetisi resmi dimulai.

Tak hanya itu, ajang pramusim tersebut juga menjadi momentum penting bagi PSMS untuk menunjukkan bahwa klub kebanggaan Kota Medan itu masih memiliki ambisi besar kembali ke level tertinggi sepak bola nasional.

"Piala Presiden ini menjadi bukti bahwa PSMS masih eksis dan punya peluang kembali ke kasta tertinggi. Ini juga menjadi uji coba bagi pelatih untuk melihat kesiapan tim dan mengetahui posisi mana yang masih perlu diperbaiki," tutur Fendi.

Dengan pendekatan tanpa tekanan berlebihan, PSMS Medan di Piala Presiden 2026 tampaknya ingin membangun fondasi kuat terlebih dahulu. Bukan sekadar mengejar hasil instan, tetapi menyiapkan tim yang benar-benar siap bersaing dalam perjalanan panjang musim mendatang.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

PSMS Medan Antusias Sambut Piala Presiden 2026, Samuel Nababan: Ayam Kinantan Siap Bersaing

Olahraga

Ke Aceh Bawa Ambisi, PSMS Incar Akhir Sempurna

Olahraga

PSMS Gagal Menang di Momen Spesial, Eko Purdjianto: Pemain Sudah Maksimal

Olahraga

PSMS Medan Siap Tutup Kandang dengan Kemenangan Kontra Adhyaksa FC

Olahraga

Adhyaksa Tantang Keangkeran PSMS Medan Demi Tiket Final ke Liga 1

Olahraga

Bobby Nasution Sebut PSMS Bagian Penting Sejarah Sumut, Tegaskan Tahun Depan Harus Liga 1