Kitakini.news - Perombakan besar mulai terasa di Real Madrid. Setelah Dani Carvajal lebih dulu dipastikan berpisah, kini
David Alaba resmi menyusul meninggalkan Santiago Bernabéu, menandai berakhirnya era dua pemain senior yang selama bertahun-tahun menjadi bagian penting kesuksesan Los Blancos.
Bek asal Austria itu akan mengakhiri kebersamaannya dengan Real Madrid pada akhir musim 2025/2026. Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan lima tahun Alaba di ibu kota Spanyol, periode yang dipenuhi gelar, momen penting, sekaligus perjuangan berat menghadapi cedera.
Real Madrid pun melepas sang pemain lewat pernyataan resmi penuh penghormatan.
"Real Madrid ingin menyampaikan rasa terima kasih dan seluruh afeksi kepada seorang pemain yang menjadi bagian dari salah satu periode tersukses dalam sejarah kami," tulis klub.
David Alaba Tinggalkan Real Madrid Setelah Lima Tahun
Saat direkrut secara gratis dari Bayern Munchen pada 2021, David Alaba datang membawa reputasi besar sebagai salah satu pemain bertahan terbaik Eropa. Namun tekanan di Bernabéu selalu berbeda.
Banyak yang meragukan apakah ia mampu mengisi peran besar di lini belakang Madrid. Keraguan itu tidak bertahan lama. Dengan kemampuan bermain sebagai bek tengah, bek kiri, bahkan gelandang, Alaba cepat beradaptasi dan menjadi salah satu sosok penting dalam skuad Real Madrid.
Kontribusinya membantu Los Blancos meraih berbagai trofi prestisius. Selama mengenakan seragam putih Madrid, Alaba mencatat 131 pertandingan dan ikut membawa klub meraih 11 gelar, termasuk dua trofi Liga Champions dan dua gelar LaLiga.
Namun perjalanan itu tidak selalu mulus. Cedera serius yang dialaminya dalam beberapa musim terakhir perlahan membatasi kontribusinya di lapangan. Di saat yag sama, regenerasi skuad dan kemunculan pemain baru membuat masa depannya di Bernabéu semakin tidak pasti. Akhirnya, jalan perpisahan pun dipilih.
Florentino Perez Beri Pesan Emosional untuk Alaba
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, ikut menyampaikan penghormatan kepada bek berusia 33 tahun tersebut.
"David Alaba telah mendapatkan kasih sayang seluruh madridista berkat dedikasi, kerja keras, dan salah satu momen ikonik dalam perjalanan menuju Piala Eropa ke-14 kami," ujar Perez.
Ia menegaskan hubungan Alaba dengan klub tidak akan berakhir meski masa baktinya sebagai pemain selesai.
"Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya."
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, klub juga menyiapkan seremoni perpisahan khusus bagi Alaba pada laga kandang terakhir musim ini di Santiago Bernabéu.
Menyusul Carvajal, Generasi Lama Madrid Mulai Berganti
Kepergian David Alaba yang datang berdekatan dengan Dani Carvajal menjadi sinyal kuat bahwa Real Madrid tengah memasuki fase baru.
Dua pemain berpengalaman yang pernah membantu klub memenangkan berbagai gelar kini mulai meninggalkan panggung Bernabéu.
Sementara manajemen bersiap membangun kekuatan generasi berikutnya, kepergian Alaba akan tetap meninggalkan jejak tersendiri.
Ia mungkin datang sebagai pemain bebas transfer, tetapi pergi dengan status salah satu bagian dari era sukses Real Madrid.
Kini, setelah Carvajal dan Alaba menutup babak mereka di Madrid, pertanyaan besar mulai muncul: siapa lagi yang akan menjadi wajah baru Los Blancos berikutnya?
Sumber: Reuters, Real Madrid Official Statement, Goal, Sports Illustrated (2026).