Kitakini.news - Tim nasional U-19 Timor Leste datang ke Sumatera Utara dengan satu misi besar: mematangkan persiapan menuju Piala AFF U-19 2026. Namun, di tengah agenda serius tersebut, mereka mendapat perlawanan tak terduga dari klub lokal. Paya Bakung United, tim yang baru mencuri perhatian setelah menjadi juara Liga 4 Sumatera Utara, berhasil memaksa Timor Leste U-19 bermain imbang 1-1 dalam laga uji coba yang berlangsung sengit di Stadion TD Pardede, Jalan Binjai KM 10,8 Deli Serdang, Senin (25/5/2026).
Di atas kertas, Timor Leste U-19 tentu lebih diunggulkan. Status sebagai tim nasional kelompok usia dengan persiapan menuju turnamen Asia Tenggara membuat mereka diprediksi mampu mengendalikan pertandingan. Namun realitas di lapangan berkata lain. Paya Bakung United tampil tanpa rasa gentar.
Klub asal Deli Serdang peserta Liga 4 Nasional atau Piala Presiden 2026 itu justru memberikan tekanan sejak awal laga lewat permainan cepat dan agresif. Timor Leste U-19 beberapa kali dipaksa bekerja keras menghadapi duel fisik serta tempo permainan tinggi yang diperagakan lawan. Bagi skuad muda Timor Leste, pertandingan ini menjadi gambaran bahwa perjalanan menuju turnamen resmi tidak akan berjalan mudah.
Meski hanya berlabel laga persahabatan, tensi pertandingan terasa seperti duel kompetitif. Timor Leste U-19 memanfaatkan laga ini untuk menguji kesiapan tim, mulai dari kondisi fisik, kekompakan antarpemain, hingga efektivitas strategi sebelum tampil di Kejuaraan ASEAN U-19 2026 yang akan berlangsung di Sumatera Utara.
Di sisi lain, Paya Bakung United melihat pertandingan ini sebagai panggung pembuktian.Setelah mencuri perhatian lewat gelar Liga 4 Sumut musim 2025/2026, mereka kembali menunjukkan bahwa status juara daerah bukan sekadar kebetulan. Menahan imbang tim nasional kelompok usia menjadi sinyal bahwa Paya Bakung punya daya saing yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Modal yang baik untuk kompetisi tingkat nasional.
Skor 1-1 mungkin tidak sepenuhnya memuaskan bagi Timor Leste U-19. Hasil itu memperlihatkan masih adanya pekerjaan rumah, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan peluang di depan gawang. Namun dari sisi lain, duel melawan Paya Bakung juga menjadi alarm penting sebelum mereka memasuki persaingan sebenarnya di Piala AFF U-19.
ementara bagi Paya Bakung United, hasil imbang ini terasa seperti kemenangan kecil. Tidak setiap hari sebuah klub lokal bisa mengimbangi tim nasional yang tengah bersiap tampil di level Asia Tenggara.