Kitakini.news - Dinamika politik di Real Madrid mulai memanas jelang pemilihan presiden klub. Nama Enrique Riquelme mendadak jadi sorotan setelah melontarkan janji besar yang langsung menghebohkan publik Santiago Bernabéu: dua superstar internasional siap bergabung jika ia berhasil menggantikan Florentino Pérez.
Riquelme, pengusaha energi asal Spanyol yang resmi maju sebagai rival Pérez, mengklaim telah mengantongi kesepakatan dengan dua pemain kelas dunia. Meski identitas keduanya masih dirahasiakan, pernyataan itu cukup untuk memantik spekulasi luas di kalangan pendukung Los Blancos.
Dalam wawancara bersama media Spanyol *ABC*, Riquelme secara terbuka menyebut proyek besar sudah disiapkan untuk membangun ulang kekuatan Madrid dalam beberapa tahun ke depan.
"Saya memiliki kesepakatan di mana, jika saya menjadi presiden, dua bintang internasional besar akan bermain untuk Real Madrid," ujar Riquelme.
Ia menambahkan, bintang tersebut akan tepat untuk jangka pendek maupun jangka panjang di Real Madrid.
"Dua bintang yang diperlukan untuk proyek olahraga jangka pendek, menengah, dan panjang.," katanya lagi.
Merespons hal itu, akun Instagram sepakbola top 433, Selasa (26/5/2026) langsung mengarahkan janji tersebut pada sejumlah nama seperti gelandang PSG Vitinha, bomber Man City Erling Haaland. Ada pula nama gelandang Chelsea, Enxo Fernandez, penyerang sayap Bayern Munich, Michael Olise, pemain bertahan Man CIty Rodri, bahkan bintang Barcelona, Lamine Yamal. Namun, nama-nama tersebut bisa saja berubah.
Sontak, pernyataan Riquelme itu segera menjadi pembicaraan hangat di Spanyol, hingga dunia. Sebab, Real Madrid selama ini dikenal identik dengan transfer pemain elite dunia, terutama pada era "Galácticos" yang dibangun Florentino Pérez sejak awal 2000-an.
Kala itu, Pérez membuat kejutan besar dengan mendatangkan sejumlah nama besar, termasuk Luís Figo dari rival abadi Barcelona. Strategi transfer megabintang itu kemudian menjadi identitas kuat Madrid selama bertahun-tahun.
Kini, Riquelme tampaknya mencoba memainkan kartu serupa untuk menarik dukungan para anggota klub (socios). Ia bukan hanya menawarkan perubahan di level manajemen, tetapi juga menjanjikan wajah baru di ruang ganti Madrid.
Pendiri perusahaan energi surya Cox Energy tersebut sebelumnya juga mengkritik arah kebijakan klub di bawah Pérez. Menurutnya, Real Madrid membutuhkan siklus baru demi menjaga dominasi di level tertinggi sepak bola Eropa.
"Kami membutuhkan proyek baru untuk 10, 15, hingga 20 tahun ke depan," kata Riquelme dalam pernyataan lainnya.
Meski begitu, hingga kini belum ada respons resmi dari Florentino Pérez mengenai klaim rivalnya tersebut. Nama dua pemain yang disebut telah mencapai kesepakatan pun masih menjadi misteri besar.
Sumber: ABC, Reuters, ESPN, SPORTbible, Managing Madrid, Goal