Kitakini.news -
Ratu Sofya kena
somasi dari rumah produksi HAS Pictures. Ini karena sang aktris menolak ikut promo
film yang berjudul Dosa Penebusan atau Pengampunan.
Melansir berbagai sumber, Jumat (22/5/2026), alasan Ratu Sofya menolak ikut promo karena di dalam film itu dia beradegan dewasa dan hal itu membuatnya tidak nyaman.
"Gue harus main film yang ada adegan nggak pantesnya demi keluarga gue bisa dapet duit ratusan juta," kata Ratu Sofya dalam sebuah video.
Video yang berlini masa Januari 2026 lalu dan heboh di media sosial itu, Ratu Sofya berujar sambil menangis.
Dia mengaku terpaksa mengambil peran dengan adegan tidak pantas tersebut demi keluarga.
"Selama ini gue syuting, duit nggak ada di gue. Yang tanda tangan kontrak orang tua gue," tambah Ratu Sofya.
Itulah alasan Ratu Sofya menolak promo film dan tentu saja pihak HAS Pictures keberatan.
Atas sikap tersebut, pihak rumah produksi melalui kuasa hukumnya, Takwa, resmi melayangkan somasi kepada sang aktris.
Langkah itu diambil agar Ratu Sofya bisa melaksanakan kewajibannya sesuai kontrak yang ada.
"Artinya kita menuntut kepada artis ini, Safira Ratu Sofya, untuk melakukan promosinya segera dan seketika," ucap Takwa.
Jika somasi ini tetap diabaikan, mereka berencana membawa perkara ini ke jalur pidana.
Pun mewakili pihak rumah produksi, Reza Aditya pun menjelaskan terkait somasi yang diambil pihaknya terhadap artis berusia 22 tahun tersebut.
"Jadi, saudari RS ini enggan ikut promo karena dia bilang kurang nyaman dengan film ini," ujar Reza Aditya dalam kanal YouTube Reyben Entertainment.
Reza menyayangkan sikap Ratu Sofya yang dianggap mengumbar isu mengenai adegan dewasa tersebut di media sosial. Padahal, menurutnya, adegan tersebut memiliki nilai filosofis tersendiri.
"RS ini yang lempar isu kalau memang ada adegan sex scene di film kita. Memang benar, tapi kita juga tidak mengekspos itu secara berlebihan karena bukan cuma itu yang mau ditampilkan. Ada filosofinya, ada ceritanya," tutur Reza.
Reza juga membantah klaim Ratu Sofya yang mengaku tidak nyaman saat proses syuting.
Sebaliknya, ia melihat sang aktris justru sangat menikmati proses produksi dari awal hingga selesai.
Terkait isu tidak adanya pemeran pengganti (body double), pihak HAS Pictures pun buka suara.
Rekan Reza, Putri, mengungkapkan bahwa tim produksi sebenarnya telah menyiapkan body double, namun Ratu Sofya menolaknya.
"Dia enggak pernah mau pakai karena dia bilang, 'aku bisa kalau cuma kayak gitu aja' gitu sih," kata Putri.
Karena itu, Reza Aditya merasa heran dengan perubahan sikap Ratu Sofya yang dinilai drastis setelah terlibat dalam hubungan asmara dengan seseorang.
"Di lokasi syuting sangat fun, tapi di podcast beda lagi ketika kamu sudah menjalin hubungan sama seseorang itulah," pungkas Reza.